Lembaga Kemasyarakatan Desa


Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Juli 2025

AWALI KEHIDUPAN DENGAN PIKIRAN POSITIF

AWALI KEHIDUPAN DENGAN PIKIRAN POSITIF

positif,hidup,bahagia,pagi,subuh,sunrise,islam,sunnah,
Sumber gambar : Dokumen barjogang



Mulailah hidup dengan pandangan dan energi positif. Pagi hari adalah awal dari dimulainya segala aktivitas kehidupan. Bagi kaum beriman, tentu dimulai dengan Shalat Subuh. Ada proses transenden yang positif, karena dalam Shalat ada relasi kehidupan berbasis tauhid yang positif. Memulai hidup dengan kuasa Allah. Hidup yang bergerak maju, bukan mundur apalagi anti kehidupan dunia.


Jika memulai hidup dengan positif, maka energi yang bersemi dalam diri dan yang dihasilkan pun insya Allah positif. Jikalau energinya negatif, maka bawaannya akan negatif.  Sikapi segala permasalahan yang akan terjadi dengan jiwa positif disertai ikhtiar dengan penuh pengharapan. Tidak perlu menjadi pesimistis, lantas melihat dunia menjadi serba hitam dan buram. Jangan pernah membatasi pikiran dan alam bawah sadar kita dengan segala kelemahan.


Ambil pesan utama Al-Qashash 77, yang artinya: : “Dan, carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (pahala) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qashash: 77). Jalani hidup dengan jiwa ihsan. Bangun dunia dengan jiwa kekhalifahan, tapi jangan merusak kehidupan. Membangun tanpa merusak itulah pandangan dunia Islam.


Semangat Jiwa Ihsan

Kunci berbuat di dunia menuju akhirat sejalan Al-Qashash 77 ialah ihsan, yakni perbuatan baik yang serba melintasi. Berbuatlah serba baik, sebaliknya jauhi yang serba buruk, keduanya akan bermuara sebagaimana yang diterangkan pada (QS Al-Isra: 7). Artinya jangan takut berbuat kebaikan meski banyak rintangan keburukan. Sebaliknya jangan senang berbuat keburukan karena mudah jalannya. Keduanya akan punya konsekuensi kepada setiap insan. Orang beriman akan percaya diri dalam berbuat kebaikan dan menjauhi keburukan, karena diberi ilmu untuk mengamalkannya. Jangan bersikap dan bertindak tanpa ilmu, apalagi dengan segala waham.


Islam bahkan mengajarkan “berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan” atau “fastabiqul khairat”. Allah berfirman yang artinya,: “Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”  (QS  Al-Baqarah: 148). Jadi kenapa harus takut berbuat baik? Di dunia ini kita tidak akan pernah melihat semuanya baik – baik saja, hidup ini tidak landai, ibarat jalan kita akan menemui naik dan turun dengan tingkat keterjalan yang berbeda. Dunia yang buruk justru harus dihilangkan dan diganti dengan yang baik. Bukan dengan menjauhi dunia dan anti kehidupan.


Masalah memang selalu ada untuk dihadapi dan dicarikan solusi. Tapi jangan serba pesimis dan negatif dalam menghadapi dunia, serumit apapun, jika kita orang beriman harus percaya dan yakin dapat berbuat ihsan. Allah mengingatkan orang beriman, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS al-Baqarah: 216). Masalah bisa datang dan pergi dalam hidup pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara. Bahkan dalam relasi semesta. Semuanya untuk disikapi dan dihadapi, bukan berlari serta melarikan diri dan bersembunyi . Boleh jadi ada yang bisa diselesaikan, boleh jadi pula yang tidak dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Jangan diratapi! Apalagi disikapi dengan amarah, sesal, kebencian, dan segala luapan negatif.


Ambillah spirit dan nilai Surat al-Insyirah  (Kelapangan) dalam menghadapi masalah. Allah berfirman yang artinya: “Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)? Dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan sebutan nama (mu) bagimu. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.” (QS 94: 1-8).


Hadapi masalah dengan jiwa ihsan, yakni beribadah dan bermuamalah yang terbaik karena Allah menyertai hidup setiap insan beriman. Ihsan melahirkan amal Shaleh yang pro kehidupan. Masalah jangan memenjara diri menjadi sosok yang garang, pendendam, pemarah, dan penyebar energi negatif atasnama apa pun. Apalagi menjadi sosok yang serba negatif dan anti kehidupan dengan jiwa fanatik buta dan ekstrem. Jangan pula disertai sikap merasa paling bersih dan suci, baik dalam beragama maupun memandang kehidupan dunia. Jika hidup merasa paling benar dan paling lurus, justru di dalamnya ada benih takabur diri yang justru dilarang Tuhan dan Nabi. Ingatlah setiap insan itu pada dasarnya lemah dan memiliki kelemahan, maka jangan gampang menghakimi dan menghujat orang lain. Tazakku atau merasa diri paling bersih dan suci itu tidak dibenarkan Tuhan. Allah SWT mengingatkan yang artinya, “Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS. An Najm : 32)


Pro Kehidupan


Islam itu agama yang mengajarkan kemajuan hidup bagi seluruh umat manusia. Alam dengan seluruh isinya harus diurus dan dibangun secara optimal, tetapi jangan dirusak (QS Al-Qashash: 77;  Hud: 61; Al-Baqarah: 11, 30;). Kaum muslimin bahkan diangkat sebagai umat pilihan atau khayra ummah karena kehadirannya memiliki tugas suci mendakwahkan Islam (QS Ali Imran: 110). Tugas mulia itu guna melanjutkan misi kerisalahan Nabi untuk menjadi rahmatan lil-‘alamin (QS Al-Anbiya: 107). Jangan jauhi dan anti kehidupan!. Jalani kehidupan dengan ihsan yang membawa kemajuan, yang membawa keselamatan dan kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat.


Ihsan akan membawa kemajuan hidup dalam relasi habluminallah dan habluminannas yang tawasuth (tengahan) dan tawazun (berkesimbangan). Kemajuan hidup bagi kaum muslimin maupun umat manusia secara umum tidak hanya pesan normatif dan imperatif dari ajaran Islam, tetapi diwujudkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad bersama kaum muslimin dalam membangun peradaban hidup yang cerah dan mencerahkan, yang melahirkan era kejayaan Islam di panggung sejarah berabad-abad lamanya. Peradaban maju justru karena umat Islam berbuat ihsan yang melahirkan pencerahan atau “al-Madinah al-Munawwarah”.


Pandangan kehidupan dan keduniaan dalam perspektif Islam tidak berdasarkan humanisme tetapi berlandaskan ketuhanan atau humanisme-teosentris. Pandangan integral inilah yang menjadi ciri khas sebagai core-value (nilai inti) sekaligus distinctive (pembeda) dari Ajaran Islam yang melahirkan dunia antroposen yang terintegrasi dengan ketuhanan (iman, takwa dan tauhid) untuk melahirkan pencerahan dalam kehidupan umat manusia dan alam semesta dalam visi utama rahmatan lil-‘alamin. Inilah pandangan Islam yang tengahan (wasathiyah) yang berbeda dari cara pandang sekuler maupun sebaliknya rahbaniyah yang mengambil jalan menjauhi dunia.


Karenanya, sikapi dan jalani hidup dengan ihsan dalam karakter Muslim sebagai  “Abdullah” yakni sebagai hamba Allah yang selalu beribadah dan pasrah kepada-Nya serta “khalifatul fil-ardl” yaitu wakil Tuhan yang bertugas memakmurkan bumi. Itulah teladan utama hidup para Nabi dan Rasul serta orang-orang bijak nan cerdas dan mulia hati dalam menjalani kehidupan di dunia. Tugas dan kewajiban setiap insan beriman ialah melakukan ikhtiar lewat segala usaha dan do’a yang sungguh-sunguh, selebihnya tawakal dan sabar kepada Dzat Yang Maha Segalanya. Hal yang terbaik berbuatlah yang positif dan membawa kemaslahatan, kebaikan, dan kemajuan hidup meskipun setahap demi setahap. Seraya jauhi yang buruk dan mafsadat dengan berbuat ihsan sebagai alternatif, bukan dengan anti dunia.


Membangun sesuatu itu lebih sulit ketimbang mengkritik dan menegasikan kehidupan, meski kritik itu tetap baik untuk pengingat agar hidup dijalani dengan seksama.  Keseksamaan itu cermin ketaqwaan. Misi utama hidup insan Muslim ialah berbuat ihsan untuk memakmurkan dan memajukan kehidupan sebagaimana fungsi  ibadah dan kekhalifahan manusia beriman di muka bumi.


Tg: artikel hari jumat

Selasa, 15 Juli 2025

MEMANFAATKAN LAHAN TIDUR DENGAN BERTERNAK ENTOK

MEMANFAATKAN LAHAN TIDUR DENGAN BERTERNAK ENTOK


entok, entog, ternak, unggas, peluang usaha, bisnis, cari cuan, hasilkan uang,
Sumber gambar : creartive


Ternak entok merupakan salah satu usaha peternakan yang semakin populer di Indonesia. Untuk memastikan keberhasilan beternak entok, penerapan metode yang tepat menjadi kunci utama. Salah satu metode yang efektif dan efisien adalah sistem kering. Pada bagian ini, kita akan membahas konsep sistem kering pada ternak entok serta manfaat dan keunggulannya.


Konsep Sistem Kering pada Ternak Entok

Sistem kering pada ternak entok adalah metode beternak di mana kelembaban di dalam kandang entok dijaga pada tingkat yang rendah. Pada sistem ini, air minum diberikan dalam wadah terpisah, sementara kandang tetap kering tanpa adanya genangan air atau kelembaban berlebih. Konsep dasar dari sistem kering adalah mengurangi kelembaban di sekitar entok untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan penyakit yang dapat merugikan.


Penerapan sistem kering pada ternak entok membutuhkan beberapa langkah. Pertama, wadah minum yang tepat harus disediakan, seperti bak mandi atau wadah yang dapat diisi ulang secara teratur. Wadah ini harus ditempatkan di area yang terpisah dari kandang utama. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa kandang entok memiliki sistem drainase yang baik untuk menghindari genangan air. Bahan penyerap kelembaban seperti serbuk gergaji atau sekam gergaji kayu juga dapat digunakan sebagai alas kandang untuk menjaga kekeringan.


Manfaat dan Keunggulan Sistem Kering

Penerapan kandang sistem kering pada ternak entok memiliki sejumlah manfaat dan keunggulan yang perlu dipertimbangkan oleh para peternak. Berikut adalah beberapa manfaat dan keunggulan utama dari sistem kering:


Pengendalian Kelembaban yang Lebih Baik: 

Dengan menjaga kandang entok tetap kering, sistem ini membantu mengontrol kelembaban dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang berbahaya. Kelembaban yang terkontrol juga membantu mencegah timbulnya penyakit kulit dan masalah pernapasan pada entok.


Kondisi Kandang yang Lebih Bersih: 

Sistem kering membuat kandang entok cenderung tetap bersih karena tidak ada genangan air atau kelembaban berlebih. Hal ini memudahkan peternak dalam menjaga kebersihan kandang, mengurangi risiko infeksi dan bau tak sedap.


Peningkatan Kesehatan dan Pertumbuhan Entok: 

Dalam lingkungan kandang yang kering, entok cenderung lebih sehat dan pertumbuhannya lebih baik. Kelembaban yang terkontrol membantu mencegah penyakit dan gangguan kesehatan, sehingga entok dapat tumbuh dengan optimal.


Penggunaan Air yang Efisien: 

Dalam sistem kering, air minum diberikan dalam wadah terpisah, sehingga peternak dapat mengontrol penggunaan air dengan lebih efisien. Hal ini juga dapat mengurangi pemborosan air dan menghemat biaya operasional.


Pencegahan Pencemaran Lingkungan: 

Dengan menjaga kandang entok tetap kering, sistem ini membantu mencegah pencemaran lingkungan, terutama akibat penumpukan limbah dan genangan air yang dapat mengalir ke lingkungan sekitar.


Kekurangan Sistem Kering

Tingkat Pemeliharaan yang Lebih Tinggi: 

Sistem kering membutuhkan tingkat pemeliharaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem konvensional. Peternak perlu secara teratur mengganti air minum dan memantau kelembaban kandang untuk memastikan kondisi yang optimal. Hal ini memerlukan waktu dan tenaga ekstra dari peternak.


Pembatasan Akses ke Air: 

Dalam sistem kering, akses entok ke air dibatasi dalam kolam atau wadah yang disediakan. Hal ini berarti entok tidak dapat berendam atau menghabiskan waktu yang lama di dalam air seperti pada sistem konvensional. Meskipun ini dapat mengurangi kelembaban di kandang, entok mungkin membutuhkan waktu penyesuaian dengan pola minum yang berbeda.


Investasi Awal yang Lebih Tinggi: 

Penerapan sistem kering pada kandang entok mungkin memerlukan investasi awal yang lebih tinggi. Peternak perlu mempersiapkan wadah minum yang tepat, sistem drainase yang baik, dan bahan penyerap kelembaban yang efektif. Namun, meskipun biaya awal lebih tinggi, manfaat jangka panjang yang diperoleh dari sistem kering dapat sebanding dengan investasi tersebut.


Cara Menerapkan Ternak Entok Sistem Kering


Untuk menerapkan ternak entok sistem kering dengan baik, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih alas kandang yang tepat. Dalam hal ini, ada dua pilihan umum yang sering digunakan, yaitu sekam padi dan sekam gergaji kayu. Mari kita bahas lebih lanjut tentang kedua jenis alas ini, beserta kelebihan dan kekurangannya.


Sekam Padi

Kelebihan Sekam Padi sebagai Alas Kandang

Daya Serap Kelembaban: Sekam padi memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap kelembaban. Hal ini membantu menjaga kandang tetap kering dan mencegah genangan air.


Kekurangan Sekam Padi sebagai Alas Kandang

Risiko Kelembaban yang Tinggi: Jika terdapat kelembaban yang menetes atau jatuh ke lantai kandang, sekam padi akan menyerapnya. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan kelembaban di dalam sekam padi dan meningkatkan risiko kelembaban yang tinggi di kandang.


Gas Metana yang Dihasilkan: 

Penggunaan sekam padi dalam kandang entok dapat menghasilkan gas metana yang tinggi. Gas metana merupakan gas rumah kaca yang berbahaya dan dapat mengganggu pertumbuhan entok itu sendiri.


Sekam Gergaji Kayu

Kelebihan Sekam Gergaji Kayu sebagai Alas Kandang

Menyerap Kelembaban dengan Baik: Sekam gergaji kayu memiliki kemampuan menyerap kelembaban yang baik. Hal ini membantu menjaga kekeringan kandang dan mencegah genangan air.

Aroma Segar dan Mengusir Bau: 

Serbuk gergaji kayu memiliki aroma yang menyegarkan dan dapat mengusir bau tak sedap di dalam kandang. Hal ini menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi entok.

Biaya Terjangkau: 

Penggunaan sekam gergaji kayu lebih ekonomis dibandingkan dengan sekam padi. Penggunaan yang efisien dan tidak membutuhkan jumlah yang banyak dapat menghemat biaya operasional peternakan.


Kekurangan Sekam Gergaji Kayu sebagai Alas Kandang

Pembaharuan Secara Teratur: 

Meskipun sekam gergaji kayu memiliki kemampuan menyerap kelembaban yang baik, tetap diperlukan pembaharuan secara teratur. Ganti sekam gergaji yang sudah basah dengan yang baru setiap beberapa hari atau saat diperlukan.

Pemberian Pakan


Pemberian pakan yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan pertumbuhan entok. Pada sistem ternak entok sistem kering, pemberian pakan kering juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa tips dan manfaat terkait pemberian pakan kering pada ternak entok.


Rekomendasi Pemberian Pakan Kering


Pilih Pakan dengan Kualitas Baik: 

Pastikan pakan yang diberikan memiliki kualitas yang baik, baik dari segi nutrisi maupun kebersihan. Pilih pakan kering yang telah melalui proses pengeringan yang tepat dan tidak mengandung kelembaban berlebih.


Berikan Pakan yang Tepat Jumlahnya: 

Tentukan porsi pakan yang tepat sesuai dengan kebutuhan entok. Jangan memberikan pakan secara berlebihan atau terlalu sedikit. Perhatikan petunjuk pemberian pakan yang disarankan oleh produsen atau konsultasikan dengan ahli nutrisi ternak.


Jadwalkan Pemberian Pakan Secara Teratur: 

Buat jadwal pemberian pakan yang teratur dan konsisten. Berikan pakan pada waktu yang sama setiap harinya. Hal ini membantu entok dalam mengatur pola makan dan memaksimalkan penyerapan nutrisi.


Berikan Variasi Pakan: 

Selain memberikan pakan kering utama, berikan juga variasi pakan lain seperti hijauan segar, sayuran, atau buah-buahan yang sesuai dengan kebutuhan entok. Ini akan memberikan variasi nutrisi dan menjaga entok agar tetap sehat dan aktif.


Manfaat Pakan Kering

Pemberian pakan kering pada ternak entok memiliki beberapa manfaat yang perlu diperhatikan, antara lain:


Kualitas dan Kebersihan Kandang: Pakan kering membantu menjaga kekeringan kandang, sehingga mengurangi risiko kelembaban dan menjaga kebersihan kandang. Hal ini membuat lingkungan kandang menjadi lebih sehat dan bebas dari kotoran.


Pertumbuhan yang Optimal: 

Pakan kering yang tepat memberikan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan entok yang optimal. Kandungan nutrisi yang seimbang membantu dalam pembentukan tulang, otot, dan bulu entok.


Menstimulasi Konsumsi Air yang Cukup: 

Pemberian pakan kering dapat menstimulasi entok untuk minum air yang cukup. Dengan begitu, kebutuhan hidrasi entok dapat terpenuhi dengan baik.


Pemberian Minum

Selain pemberian pakan yang tepat, pemberian minum yang cukup juga menjadi faktor penting dalam ternak entok sistem kering. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pemberian minum pada ternak entok.


Sediakan Wadah Minum yang Bersih dan Cukup: 

Pastikan entok memiliki akses mudah untuk minum air yang bersih dan cukup. Sediakan wadah minum yang memadai, terutama jika Anda memiliki jumlah entok yang banyak.


Ganti air secara teratur: 

Air dalam wadah minum perlu diganti secara teratur, setidaknya dua kali sehari atau jika terlihat kotor atau tercemar. Pastikan air yang disediakan bersih dan segar untuk menjaga kesehatan entok.


Pastikan Akses Terhadap Air yang Cukup: 

Selalu pastikan entok memiliki akses terhadap air yang cukup, terutama saat cuaca panas atau ketika mereka sedang makan pakan kering. Pastikan wadah minum selalu terisi dengan air yang mencukupi agar entok dapat minum kapan pun mereka butuh kan.


Perhatikan Kualitas Air: 

Penting untuk memastikan bahwa air yang diberikan kepada entok adalah air yang aman dan bersih. Pastikan air tidak tercemar dengan zat-zat berbahaya atau mikroba yang dapat membahayakan kesehatan entok.


Pemberian Tambahan Cairan: 

Selain air minum, Anda juga dapat memberikan cairan tambahan seperti larutan elektrolit atau vitamin yang direkomendasikan oleh ahli ternak. Hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan kebutuhan nutrisi entok.


Daftar Pustaka :

   1.  Dr. Ir. Tike Sartika MS (2016) – Analisa Usaha Sederhana  Pembesaran entog (Itik Manila)

   2.  Agrowindo @ 2015 – Detail Produk Peluang Usaha Budidaya Entok dan  Analisa Usahanya.

    3.  Cahyo Saparinto – 34 Bisnis Peternakan Hasilkan Jutaan Rupiah – Cetakan Jakarta 2015


Senin, 07 Juli 2025

MENTALITAS KORUP PEMIMPIN DAN PEJABAT PUBLIK INDONESIA

MENTALITAS KORUP PEMIMPIN DAN PEJABAT PUBLIK INDONESIA

 

korupsi, rampok, maling, pejabat, pemimpin, rampok,
Sumber Gambar : pixabay


Berbicara mengenai korupsi di negeri ini bagaikan meneliksik penyakit kanker yang begitu akut. Korupsi bagaikan “budaya” di negeri ini dan yang melakukannya bukanlah orang-orang biasa tetapi orang-orang yang memiliki pendidikan yang tinggi, strata sosial yang baik yang seharusnya memiliki akhlak serta martabat yang baik dan berbudi luhur. Namun, pada kenyataannya ‘mereka’ yang melakukan praktek ini sepertinya telah buta ‘hati, tuli dan jiwa-nya ‘.

Masalah korupsi di Indonesia terus menjadi berita utama (headline) hampir setiap hari di media Indonesia dan menimbulkan banyak perdebatan panas dan diskusi sengit. Di kalangan akademik para cendekiawan secara terus-menerus mencari jawaban atas pertanyaan apakah korupsi ini sudah memiliki akarnya di masyarakat tradisional pra-kolonial, zaman penjajahan Belanda, pendudukan Jepang yang relatif singkat (1942-1945) atau pemerintah Indonesia yang merdeka berikutnya. Meskipun demikian, jawaban tegas belum ditemukan. Untuk sementara harus diterima saja bahwa korupsi terjadi dalam domain politik, hukum dan korporasi di Indonesia.

Kerangka Historis Korupsi di Indonesia
Meskipun terdapat banyak contoh korupsi dalam sejarah sebelumnya di Indonesia, kita ambil sebagai titik awal saat rezim Orde Baru Presiden Suharto (1965-1998), yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi mengesankan yang cepat dan berkelanjutan (dengan Produk Nasional Bruto rata-rata 6.7 persen per tahun antara tahun 1965-1996), tapi juga terkenal karena sifat korupnya. Suharto memanfaatkan sistem patronase untuk mendapatkan loyalitas bawahannya, anggota elit nasional dan kritikus terkemuka. Dalam hal pertukaran peluang bisnis atau posisi politik Suharto bisa mengandalkan dukungan mereka. Dengan Angkatan Bersenjata (termasuk aparat intelijen) dan pendapatan sumber daya nasional sangat besar (yang berasal dari produksi minyak bumi yang booming pada 1970-an) yang dia gunakan, dengan kekuatan itu Ia meraih kedudukan puncak dalam sistem politik dan ekonomi nasional, menyerupai kekuatan patrimonial penguasa tradisional di masa pra-kolonial dulu.

Dalam membuat kebijakan ekonomi, Suharto mengandalkan saran dan dukungan dari sekelompok kecil orang kepercayaan di sekitarnya. Kelompok ini terdiri dari tiga kategori: para teknokrat yang dilatih di Amerika Serikat (USA-trained technocrats), nasionalis ekonomi (yang mendukung gagasan peranan besar pemerintah dalam perekonomian) dan kroni kapitalis (yang terdiri dari anggota keluarga dan beberapa konglomerat etnis Cina kaya). Pada saat itu, semua kategori ini dituduh korup namun sebagian besar penekanan mengarah ke lingkaran kecil kroni kapitalis (terutama anak-anak Suharto) yang merupakan penerima manfaat utama dari skema privatisasi negara - maka mereka tidak disukai oleh pengusaha nasional dan masyarakat - dan sering menjalankan monopoli bisnis besar yang beroperasi dengan sedikit pengawasan atau pemantauan.

Salah satu karakteristik penting korupsi selama Orde Baru Suharto adalah korupsi tersebut agak terpusat dan dapat diprediksi. Investor dan pengusaha bisa memprediksi jumlah ‘upeti’ yang harus mereka sisihkan untuk biaya-biaya 'tambahan' dan mereka mengetahui mana orang-orang yang akan perlu mereka suap.Tapi juga ada taktik untuk memasukkan kroni Suharto dalam kegiatan bisnis untuk mengurangi ketidakpastian yang disebabkan oleh birokrasi yang amat ruwet. Pola yang sama ini ada di tingkat lokal di mana gubernur dan komandan militer setempat menikmati hak istimewa yang sama seperti di pusat namun selalu sadar bisa kena hukuman dari pusat jika mereka mendorongnya (sogokan) terlalu jauh.

Desentralisasi Korupsi Indonesia
Dengan era baru Reformasi, yang dimulai setelah jatuhnya Suharto pada tahun 1998, situasi ini berubah. Situasi ini berubah dengan drastis setelah lengsernya Suharto pada 1998 program desentralisasi daerah yang ambisius dimulai pada tahun 2001 yang meramalkan pemindahan otonomi administrasi dari Jakarta ke kabupaten (bukan ke provinsi). Program baru ini sejalan dengan tuntutan masyarakat tetapi memiliki efek samping negatif pada pola distribusi korupsi. Penyuapan tidak lagi 'dikoordinasikan' seperti yang telah terjadi di masa lalu tapi menjadi terpecah-pecah dan tidak jelas. Desentralisasi berarti bahwa pemerintah daerah mulai membuat peraturan daerah baru (yang sering tidak dirancang dengan ketat) yang memungkinkan para pejabat lainnya dari berbagai tingkat pemerintah dan lembaga lainnya untuk berbaur dan meminta tambahan keuangan.

Dengan bergulirnya otonomi daerah ini ternyata banyak menyimpan segi negatifnya dimana korupsi semakin merajalela terutama di bidang pengadaan dan jasa. Walaupun telah dilakukan dengan sistem LPSE tetap saja praktik korup masih berjalan dan menjadi titik rawan dalam hal korupsi adalah di bidang pengadaan dan jasa ini. ‘Raja-raja kecil’ sebagai pengusaha baru berkolaborasi dengan jajaran dibawahnya untuk mengumpulkan ‘tambahan keuangan’ yang biasanya mereka mengatakan dengan sebuah kalimat halus ‘kewajiban’. Padahal hakekatnya otonomi yang di maksudkan adalah untuk memberikan ke-adilan dan pemeretaan pendapatan antara pusat dan daerah namun, kecondongannya banyak disimpangkan oleh penguasa-penguasa kecil yang ‘rakus dan tamak’.

Menyadari kebutuhan mendesak untuk mengatasi korupsi (karena merugikan investasi dan umumnya mendorong adanya ketidakadilan terus-menerus dalam masyarakat), sebuah badan pemerintah baru didirikan pada tahun 2003. Lembaga pemerintah ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (disingkat KPK), ditugaskan untuk membebaskan Indonesia dari korupsi dengan menyelidiki dan mengusut kasus-kasus korupsi serta memantau tata kelola negara (yang menerima kekuasaan yang luas).

Namun, opini-opini mengenai prestasi KPK masih diperdebatkan. Para pengkritik menekankan bahwa KPK lebih fokus untuk menangani tokoh profil yang lebih rendah (tokoh kecil dan tidak penting), meskipun selama beberapa tahun terakhir, terutama menjelang akhirnya pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, ada beberapa kasus tokoh profil tinggi seperti menteri, pejabat kepolisian berpangkat tinggi, hakim dan bendahara partai dari Partai Demokrat-nya Yudhoyono yang telah diciduk. Sebagian keberhasilan dan keberanian KPK ini telah memicu perlawanan - sebagian besar dari orang-orang yang pernah diusut atau diinterogasi - mengklaim bahwa KPK sendiri adalah lembaga yang korup. Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah skandal telah muncul di mana anggota KPK - konon - dijebak oleh petugas polisi senior dan ditangkap untuk melemahkan kewenangan KPK.

Korupsi selama Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono
Selama pemilu presiden 2004 dan 2014, Presiden Yudhoyono memprofilkan dirinya sebagai orang yang mengabdi dan bertekad mengatasi korupsi di Indonesia, khususnya mengenai korupsi di kalangan pemerintah. Hal ini membuatnya sangat populer sekitar waktu pemilihan umum tahun 2009. Namun, merajalelanya korupsi politik dan beberapa kasus gratifikasi pejabat tinggi dalam pemerintahannya telah menyebabkan peringkat-nya merosot tajam setelah tahun 2010, maka sedikit orang yang sedih waktu masa jabatan Yudhoyono selesai pada akhir tahun 2014.

Pukulan lain terjadi pada wibawa Presiden Yudhoyono adalah perginya Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Indonesia dari tahun 2005 sampai tahun 2010. Sri Mulyani, yang memiliki reputasi integritas tinggi (meskipun sedikit dinodai oleh skandal Bank Century), ditugasi untuk mereformasi kantor pajak dan bea cukai yang korup di Indonesia. Dia cukup sukses dan bisa mengandalkan dukungan dari banyak orang Indonesia. Tetapi kinerjanya juga menciptakan musuh. Pada Mei 2010 ia meninggalkan politik Indonesia untuk menjadi Direktur Pelaksana di Grup Bank Dunia. Meskipun demikian, spekulasi yang menyebar luas, adalah bahwa pengunduran dirinya disebabkan tekanan politik dari pengusaha yang memiliki koneksi politik yang tinggi.
Selain itu, beberapa kasus korupsi - yang melibatkan anggota partai Yudhoyono dan beberapa menteri - terjadi menjelang akhirnya pemerintahannya dan ini sangat merusak reputasi Partai Demokrat (PD) maupun citra Yudhoyono sendiri (yang dianggap oleh beberapa pihak sebagai pemimpin yang lemah karena munculnya skandal korupsi dalam partainya dan kabinetnya). Dalam dua tahun terakhir kepresidenannya Yudhoyono, Menteri Pemuda & Olahraga (Andi Mallarangeng) dan Menteri Agama (Suryadharma Ali) mengundurkan diri setelah menjadi tersangka dalam kasus korupsi. Sementara itu, pada tahun 2013 Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dituduh menerima suapan senilai USD $260.000. Ini berarti bahwa - setelah awal yang menjanjikan - munculnya banyak kasus korupsi profil tinggi menjelang akhir masa jabatannya yang kedua dan beberapa kasus korupsi yang belum tertuntaskan,  membuat Yudhoyono tidak akan dikenang sebagai seorang yang berhasil dalam memberantas korupsi.

Korupsi selama Pemerintahan Joko Widodo
Sejak 2014 Joko Widodo memimpin bangsa Indonesia. Sama dengan presiden sebelumnya dan para calon presiden sebelumnya Widodo menyerukan pertempuran melawan korupsi di negara ini, mendesak kebutuhan untuk sebuah 'revolusi mental' yang mencakup perhentian untuk keserakahan dan korupsi di masyarakat. Ini adalah ambisi yang susah tapi Widodo telah melakukan beberapa upaya penting, misalnya dengan memindahkan banyak layanan pemerintah menjadi layanan online (menyiratkan birokrat 'lapar akan disuap' memiliki kesempatan lebih sedikit untuk mendapatkan uang tambahan).

Sejauh ini, Presiden Widodo dapat menikmati citra sebagai orang bersih dari korupsi (meskipun ia dikritik karena mendukung calon kepala polisi Budi Gunawan yang pernah menjadi tersangka dalam kasus korupsi). Juga dalam kabinetnya belum terjadi skandal terkait korupsi. Namun, Widodo harus tetap berhati-hati untuk tidak mengalami nasib yang sama seperti pendahulunya.


Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
Diawal masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah di kuak beberapa kasus korupsi yang membuat hati masyarakat Indonesia semakin jengkel dan geram melihat perilaku para pejabat dan pemimpin di Indonesia yang sangat senang “merampok” uang Negara/Rakyat. 

Berikut adalah daftar kasus korupsi terbesar yang terungkap di awal tahun ini: 

1. Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina  
Dugaan korupsi ini terjadi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina, Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dari 2018 hingga 2023. 

Perkara ini diperkirakan merugikan keuangan negara sebesar Rp 193,7 triliun dalam satu tahun, sehingga total kerugian selama lima tahun bisa mencapai angka fantastis.  

Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka, termasuk enam pejabat Pertamina dan tiga pelaku dari sektor swasta. 

Beberapa di antaranya adalah Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, serta Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Sani Dinar Saifuddin.   

Untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut, Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan dan pemeriksaan saksi, termasuk seorang influencer otomotif, Fitra Eri, yang diduga mengetahui aliran dana kasus ini.  

2. Korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)  
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan di LPEI. Mereka adalah Direktur Pelaksana I LPEI, Dwi Wahyudi, Presiden Direktur PT Caturkarsa Megatunggal, Jimmy Masrin, serta beberapa petinggi perusahaan lain yang terlibat dalam transaksi mencurigakan.  

Modus yang digunakan adalah benturan kepentingan antara pejabat LPEI dan pihak debitur, di mana kredit diberikan tanpa melalui analisis yang layak. Bahkan, dokumen purchase order dan invoice diduga dipalsukan untuk mencairkan dana yang sebenarnya tidak sesuai dengan kondisi riil. Akibatnya, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 11,7 triliun.  

3. Korupsi Dana Iklan Bank BJB  
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh KPK, tetapi sudah ada lima tersangka yang ditetapkan, terdiri dari pejabat negara dan pihak swasta. Modusnya berkaitan dengan pengadaan iklan di Bank BJB, yang diduga menyebabkan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.  

KPK juga menggeledah sejumlah lokasi di Bandung, termasuk rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Meski demikian, hingga saat ini KPK belum mengungkap secara rinci siapa saja pihak yang terlibat.  

4. Kredit Fiktif Bank Jatim Cabang Jakarta  
Kejaksaan Tinggi Jakarta menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Jakarta. Mereka adalah Kepala Cabang Bank Jatim Jakarta, Benny, serta dua pelaku dari sektor swasta, Bun Sentoso dan Agus Dianto Mulia.  

Dalam kasus ini, kredit senilai Rp 569,4 miliar dicairkan untuk proyek-proyek yang sebenarnya tidak pernah ada. Perusahaan-perusahaan yang dijadikan debitur hanyalah kedok untuk mendapatkan dana segar secara ilegal.  

Perjuangan Indonesia Melawan Korupsi
Pertama-tama perlu disebutkan bahwa ada dorongan besar dari rakyat Indonesia untuk memberantas korupsi di Indonesia dan media yang bebas memberikan banyak ruang untuk menyampaikan suara mereka pada skala nasional, sementara para lembaga media juga asyik berfokus pada skandal-skandal korupsi (meskipun beberapa institusi media - yang dimiliki oleh politisi atau pengusaha - memiliki agendanya sendiri untuk melakukan hal ini).

Dorongan rakyat untuk memberantas korupsi berarti bahwa "bersikap anti-korupsi" sebenarnya bisa menjadi vote-gainer (pendulang suara) yang penting bagi politisi yang bercita-cita tinggi. Terlibat atau disebutkan dalam kasus korupsi benar-benar bisa merusak karir karena dukungan rakyat akan merosot drastis. Efek samping negatif (bagi perekonomian negara) dari pengawasan publik ini yaitu pejabat pemerintah saat ini menjadi sangat berhati-hati dan ragu-ragu untuk mengucurkan alokasi anggaran pemerintahan mereka, takut menjadi korban dalam skandal korupsi. Perilaku berhati-hati ini bisa disebut sebagai keberhasilan pengaruh KPK yang memantau aliran uang, tetapi juga akan menyebabkan belanja pemerintah yang lambat.

Terkait dengan korupsi, masih ada jalan panjang reformasi ke depan untuk Indonesia. Baik pada tingkat pusat dan daerah, bisnis dan politik masih cenderung "tebang pilih", maka membentuk semacam konflik kepentingan terjadi. Misalnya, pembalakan liar tersebar luas di Sumatera dan Kalimantan karena banyak ijin penebangan liar dikeluarkan oleh badan-badan publik (sehingga mengancam keberadaan hutan di Indonesia). Demikian pula, di sektor pengadaan di Indonesia kontrak yang menguntungkan sering diberikan kepada perusahaan yang terkait dengan pejabat negara.

Korupsi sangat menghambat negara ini dalam merealisasikan potensi ekonomi dan menyebabkan ketidakadilan yang signifikan di masyarakat Indonesia karena sebagian kecil orang mendapatkan manfaat yang amat besar dari lembaga dan keadaan korup. Tapi pujian atau penghargaan harus diberikan kepada media (bebas) Indonesia dan KPK karena keduanya memainkan peran penting dalam pemberantasan korupsi

Melihat apa yang terjadi saat ini dimana kasus korupsi terbesar nilainya yang sekitar Rp 193,7 triliun rupiah sungguh angka yang luar biasa besar. Merinding mendengar berita tersebut, bagaimana tidak yang melakukannya juga orang-orang ‘pintar’ dan terhormat yang hampir semuanya berwajah bagaikan ‘Malaikat’ tetapi berhati ‘Iblis’. Moral mereka sudah mati, nurani mereka telah hilang dan rasa malu mereka telah ter-amputasi. Belum rampung persoalan korupsi yang melibatkan ‘orang-orang terhormat’ di perkarakan dan selesai di adili sudah ada lagi kasus yang baru.

Fakta ini juga menandakan demikian akut dan kronisnya penyakit korupsi yang melanda bangsa ini, pejabat-pejabat publik yang seharusnya memberikan keteladanan justru menjadi bagian tumbuh suburnya budaya korupsi. Republik ini telah kehilangan keteladanan, keadaban berbangsa kian keropos, menjadi penting untuk kembali membaca sejarah para Bapak Pendiri negeri ini yang bersikap selayaknya negarawan, penuh integritas dan sepenuhnya mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa serta kemakmuran rakyat.

Apa yang harus dilakukan agar korupsi benar-benar hilang dari bumi Indonesia? Atau setidaknya para ‘koruptor’ yang baru ‘niat’ mau korup jadi jera dan membatalkan ‘niat busuk-nya’. Dengan hukuman mati? Gantung atau tembak? Atau ditambah hukuman sosial, seperti yang terjadi negara China. Tapi hukuman tidak serta merta membuat para pelaku jera, yang terjadi di kita malah semakin ‘berjamaah’ korupsinya. Modusnya juga sudah semakin ‘canggih’, para ‘tikus’ itu mencari jalan untuk dapat berbuat korupsi.

Metode melalui ‘pengaturan’ proyek ini yang kerap dilakukan, kok bisa yah? Padahal proyek dilakukan dengan elektronik melalui LPSE yang secara teori ini transparan karena secara terbuka dapat di akses umum dan dapat dipantau perjalanannya. Tapi jangan salah metode lelang secara elektronik ini juga dapat direkayasa dan pemenang tender dapat ditentukan. Tentunya dengan cara berjama’ah mereka melakukan hal tersebut. Sungguh ironi memang ‘uang rakyat’ dirampok oleh para pemimpinnya sendiri, tidakkah mereka berpikir apa yang mereka lakukan dapat membunuh rakyat secara perlahan.

Sumber tulisan: Kompas.com, Tempo.com, Bisnis Indonesia grup, CNBC 


Jumat, 04 Juli 2025

MUSIBAH ADALAH KAMPUS KEHIDUPAN

MUSIBAH ADALAH KAMPUS KEHIDUPAN

 

musibah, kampus kehidupan, berkah, cela, anugerah, sabar,
sumber gambar : Dok. RW. 02 Gg. Barjo


Pada bulan Oktober 2025 di wilayah Rukun Warga 02 Gang Barjo Kelurahan Kebon Kalapa Kecamatan Bogor Tengah terjadi bencana tanah longsor yang merengut 5 jiwa warga RW. 02. Kini di tahun 2025 tepatnya di akhir bulan Maret terjadi musibah amblasnya Jalan Lingkungan berupa akses tangga menuju jalan utama Jl. Veteran dan juga pondasi SMK Yayasan Andhiga yang mengalami penurunan tanah. Pada musibah di bulan Maret tersebut tidak menimbulkan korban jiwa hanya saja aktivitas warga menjadi sedikit terganggu karena akses utama menuju jalan raya terputus.

 

Allah mensinyalir dalam Al Quran bahwa “pasti” setiap kaum akan diberikan berbagai musibah.  Musibah yang menimbulkan rasa takut akan  keterbatasan Resource seperti kebutuhan pokok (sandang,  pangan dan papan), terputusnya akses seperti informasi  dan transportasi, hingga terancamnya keselamatan harta dan nyawa.

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS: Al Baqarah: 155).

 

Kata “pasti” pada ayat tersebut,  berdasarkan petunjuk lam taukid yang bermakna “benar-benar akan diberikan”.  Isyaratnya bahwa hendaknya kita menyiapkan diri kita, bahwa hidup tidak selalu landai,  kadang menurun, kadang mendaki.  Seperti gelombang,  suka dan duka datang silih berganti.  Kita mesti menyiapkan jiwa dalam segala medan kehidupan.  Karena mustahil juga  kita menghindar darinya.

 

Kiranya kita juga perlu berpandangan yang sama,  ketimbang menghindar,  lebih baik kita berdamai dengan krisis (musibah).  Dengan cara menimba hikmah dari segala musibah yang menimpa.  Jika perlu, musibah menjadi “Kampus” yang mengasuh jiwa dengan hikmah dan ibrah.  Karena sesungguhnya, Allah SWT tidak menurunkan musibah kepada manusia,  kecuali Ia hendak mengisyaratkan sesuatu kepada manusia.   Bisa karena Ia hendak menunjukkan tentang kebijaksanaan (wisdom) yang tinggi,  bisa hendak menaikkan derajat ketakwaan sang hamba, atau bisa pula Ia hendak mempertontonkan  kedigdayaan-Nya.

 

Hakekat  Musibah Bagi Manusia Di Dalam Kehidupan

Musibah secara bahasa, adalah serapan dari bahasa Arab mushibah.  Secara etimologi,  kata mushibah adalah masdar dari akar kata ashaba – yushibu – mushibah yang bermakna menimpa atau mengenai.  Secara terminologi bermakna ujian atau cobaan. Dalam Al Quran kata mushibah diulang berkali-kali. Berdasarkan kitab al-Mu’jam al-Mufradat fi Alfadz al-Qur’an al-Karim, dikatakan paling tidak ada 77 kali kata musibah disebutkan dalam al Quran. Sementara dalam Indek Al Quran (Azharuddin Sahil, 2007) dikatakan terulang 13 kali.

 

Perbedaan ini terjadi berdasarkan pengkategorian kata, bisa dalam bentuk fi’il madhi, mudhari atau masdar. Sedangkan pada indeks Al Quran yang ditulis Azharuddin, 13 kali menggunakan kata musibah dan ada 2 ayat (Qs. Ar-Rum:36 dan Al Hujurat:6) tidak menggunakan term mushibah, tapi dalam bentuk mudhari “tushibhum saiat” dan “tushibu“. Dari 13 ayat yang memuat term mushibah mengandung beberapa arti yaitu kesulitan atau bencana, kekalahan dalam perang, sesuatu yang buruk/bencana akibat ulah tangan diri sendiri, kematian, adzab karena dosa, mencelakakan/membahayakan. Semuanya menunjukkan pengertian yang negatif dan membuat manusia susah (atau tidak menyenangkan).

 

Pendapat ini sejalan dengan sebuah hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Ikrimah berikut:

 

Pada suatu malam lentera nabi mendadak padam. Lalu Nabi membaca: innalillahi wa inna ilaihi rajiun (sesungguhnya kami adalah milik Allah Swt dan sesungguhnya kepada-Nyalah kami kembali).  Para sahabat bertanya: “Apakah ini termasuk musibah wahai Rasulullah?” Nabi menjawab: “Ya, apa saja yang menyakiti orang mukmin disebut musibah.” (HR. Abu Daud).

 

Jadi,  dapat disimpulkan bahwa,  musibah adalah krisis yang dapat menghambat dan menghilangkan kesenangan dan kebahagiaan manusia (human’s pleasure and happiness).  Bencana alam,  wabah penyakit,  kecelakaan,  kematian dan termasuk mendapatkan amanah kedudukan adalah diantara contoh musibah.  Jabatan juga musibah,  karena menjadi pejabat pada hakekatnya tidak nyaman dan kadang menjadi  beban,  meskipun kesenangannya juga banyak.

 

Dari beragam bentuk musibah tersebut,  secara umum ada dua pola,  berdasarkan perspektif Al-Quran yaitu; musibah sebagai manifestasi dari hukum alam dan musibah sebagai akibat dari ulah tangan manusia.  Meskipun secara hakikat semua merupakan ketetapan Tuhan dan telah tertulis di lauhul mahfudz  (QS. 57:22 dan 64:11).

 

Adapun tujuan diberikan musibah beragam,  kadang sebagai batu ujian untuk melatih kesabaran manusia.  Untuk menguji proses kenaikan taraf ketaqwaan sang hamba.  Kemudian juga  sebagai bentuk “hukuman” dan “peringatan” atas kelalaian manusia maupun akibat kerusakan oleh  “tangan-tangan” (perbuatan) manusia itu sendiri.

 

Musibah Membentuk Karakter Dan Jiwa Manusia

Musibah adalah ibarat “kampus” tempat manusia mendapatkan pendidikan menuju jenjang yang lebih tinggi dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Musibah adalah “martil” sebagai alat penempa jasmani manusia agar kokoh dalam menghadapi terpaan badai “fitnah” duniawi. Dan musibah adalah “tungku” pembakar jiwa agar manusia selalu siap, tegar dan teguh dalam mengarungi kehidupan dunia yang penuh tipu muslihat.

 

Diantara contoh ayat yang menggunakan kata mushibah adalah QS.  Al-Baqarah: 156.

 

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

 

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).”

 

Dalam ayat tersebut,  musibah menerangkan karakteristik orang yang sabar (shobirin) yaitu orang ketika ditimpa ujian atau cobaan senantiasa menyerahkannya kepada Allah.    Kata kunci “mengembalikan” segala urusan kepada Allah.   Karena sesungguhnya musibah yang ditimpakan kepada manusia,  terjadi atas perkenan Allah SWT.  Sebagaimana dijabarkan dalam Qs.  At-Taghabun:11.

 

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

 

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

 

Dalam konteks mengembalikan segala urusan kembali kepada Allah.  Maka disinilah “pencarian” akan hikmah dan ibrah kita mulai. Sebagai “Kampus”, musibah selalu mengandung rahasia (hikmah wa ibrah).  Hikmah dan pengajaran kepada jiwa manusia.   Apa yang menjadi esensi dari musibah,  berikut penjelasannya.

 

Pertama,  musibah dimaksudkan agar manusia memahami arti kebahagian dan kegembiraan yang sejati.  Kepedihan dan kepahitan hidup harus ada pembandingnya,  agar kita dapat menerangkan rasa pahit dan getir.   Sehingga dengan pengalaman tersebut,  akan menumbuhkan sikap simpati dan empati manusia atas persoalan yang sama dihadapi orang lain.

 

Kepekaan hati atau imajinasi atas penderitaan orang lain,  dalam menyerap penderitaan orang lain,  membuat kita dapat menghayati arti penderitaan.  Sehingga membuat manusia tidak membuat sesuatu yang dapat menyebabkan penderitaan bagi orang lain.

 

Kedua,  melalui musibah Allah Subhanahu wata’ala menumbuhkan rasa cinta atas kemanusiaan.  Karena dengan musibah manusia bisa mentransendensikan kepentingan parochialnya, termasuk benci dan dendam.

 

Manusia akan lebih mudah “belajar” tentang kehidupan dengan melalui krisis,  ketimbang sesuatu yang nikmat.  Kenikmatan sering kali membuat manusia lupa dan lalai.   Tapi dalam krisis,  manusia lebih mudah menimba pengajaran,  dan lebih berkembang sisi-sisi humanisnya.

 

Makna hidup dicapai setelah manusia mendapatkan ruang mengekspresikan kebebasan berkehendak (freedom of will) dan kehendak untuk hidup bermakna (will of meaning).  Dengan kata lain,  krisis atau penderitaan membuat manusia memahami dan menghendaki makna kehidupannya.

 

Ketiga,  musibah dan penderitaan dalam kacamata spiritual (tasawuf) pada dasarnya adalah  jalan mencapai cahaya.  Dalam bahasa Jalaludin Rumi,  “luka-luka adalah jalan bagi cahaya memasuki diri Anda”.  Untuk mencapai pencerahan spiritual manusia mesti melewat berbagi lembah penderitaan,  seperti tujuh lembah penderitaan rombongan burung (dalam Musyawarah Burung,  Faridudin Attar) untuk menjumpai Simurg.

 

Artinya fase krisis atau penderitaan mutlak mesti dilalui para Salik yang ingin mencapai maqam yang lebih tinggi dalam pencaharian spiritualnya.  Dengan demikian,  penderitaan bukan lagi sesuatu yang buruk dan harus dihindari, tetapi sebaliknya harus dilalui dan dinikmati.   Karena menurut Rumi,  penderitaan adalah kasih sayang Tuhan yang sedang menyamar.

 

Keempat,  diantara musibah ada yang terjadi sebagai kausalitas.  Artinya musibah muncul sebagai akibat dari ulah tangan manusia, yang rakus dan sombong.  Mengeksploitasi sumber daya alam semau-maunya (dengan dalih pembagunanisme)  tanpa memperdulikan keseimbangan ekosistem.   Akibatnya terjadilah tanah lonsor, banjir bandang hingga pencemaran air,  tanah dan udara.  Timbul berbagai penyakit dan problem sosial,  hingga nyawa melayang.

 

 

 

Sumber tulisan:

-.  Ambil berkah dari musibah – Penulis : Affa Fajrul Fallaq - Penerbit : gramedia.com

-.  Kampus Kehidupan (Selaras dengan Alam) – penulis : Prita A. Karyadi – Penerbit :  Deepublish

-. Ust. Adi Hidayat


Kamis, 03 Juli 2025

PERAN MASJID DI ZAMAN MODERN

PERAN MASJID DI ZAMAN MODERN

 

masjid madinah al munawarrah, nabawi, islam, indonesia emas,
Sumber gambar : Masjid Al Munawarrah - bbc


Pada waktu hijrah dari Mekah ke Madinah yang ditemani oleh sahabat beliau, Abu Bakar, RA, Rasulullah SAW melewati daerah Quba di sana beliau mendirikan Masjid pertama sejak masa kenabiannya, yaitu Masjid Quba, Setelah di Madinah Rasulullah SAW  juga mendirikan Masjid, tempat umat Islam melaksanakan shalat berjama’ah dan melaksanakan aktivitas sosial lainnya. Pada perkembangannya disebut dengan Masjid Nabawi. 

Peran Masjid pada zaman Rasullah begitu besar sehingga Masjid tidak saja tempat melaksanakan ritual Ibadah, Namun masjid juga menjadi tempat pendidikan, kegiatan sosial dan kegiatan yang bermanfaat lainnya. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah khusus seperti melaksanakan shalat, membaca Al-Quran atau berzikir akan tetapi masjid dijadikan sebagai pusat aktifitas umat Islam. 

Di masjid Rasulullah Saw, membicarakan persoalan umat dan solusinya, membina keimanan dan keislaman sahabat (sarana dakwah), menggagas dan merancang pengembangan ekonomi dengan mendirikan baitul maal.  Masjid dijadikan sebagai sarana pendidikan, pembinaan umat, bahkan juga mengatur strategi perang. Namun, di era modern ini, fungsi tersebut tampak mulai bergeser. Banyak masjid yang kini hanya aktif pada saat-saat tertentu, seperti waktu shalat atau acara keagamaan, tanpa mengoptimalkan potensinya untuk memberdayakan masyarakat.


Teknologi sebagai mesin penggerak

Era digital membuka peluang besar untuk mendukung transformasi masjid menjadi pusat peradaban modern. Aplikasi manajemen masjid, platform crowdfunding, dan dakwah melalui media sosial adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat memperluas peran masjid. Dengan adopsi teknologi, masjid dapat lebih efektif menjangkau generasi muda yang notabene adalah pengguna aktif media digital.

Namun, teknologi hanyalah alat. Kunci utamanya tetap pada manusia, terutama generasi muda, yang perlu diberdayakan agar merasa memiliki dan terhubung dengan masjid. Pemuda adalah elemen penting dalam gerakan ini. Jika mereka melihat masjid sebagai ruang yang mendukung kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan, maka masjid tidak hanya akan hidup, tetapi juga berkembang sebagai pusat solusi bagi tantangan masyarakat modern.


Kolaborasi dalam menggapai mimpi masa depan

Dalam visinya, menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, organisasi keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat. Pendekatan ini adalah strategi yang tepat. Pemerintah dapat memberikan dukungan kebijakan dan pendanaan, organisasi keagamaan mengembangkan program-program pembinaan yang relevan, dunia usaha berkontribusi melalui program CSR, sementara masyarakat dan komunitas menjadi motor penggerak kegiatan di masjid.

Gerakan ini tidak hanya akan menghidupkan kembali masjid sebagai pusat peradaban, tetapi juga menyiapkan fondasi generasi emas yang dibutuhkan Indonesia pada 2045. Dengan masjid sebagai pusat spiritualitas, kreativitas, dan solidaritas, kita sedang membangun landasan masyarakat yang kokoh, harmonis, dan produktif.


Dari Masjid mimpi Indonesia emas di mulai

Indonesia Emas 2045 adalah visi besar yang membutuhkan persiapan matang, terutama dalam membangun generasi yang unggul secara intelektual dan moral. Masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Harus ada sebuah gerakan untuk kembali ke Masjid dan mengembangkan minat, kreativitas dan pembelajaran. Pendidikan moral adalah hal yang paling utama dan menjadi skala prioritas agar ke depan Indonesia memiliki pemimpin – pemimpin yang bermoral dan beradab. 
  
Dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, masjid dapat kembali menjadi pusat peradaban yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Indonesia Emas dimulai dari masjid—dari tempat ibadah yang menjadi titik awal peradaban hingga menjadi fondasi bangsa yang kuat di masa depan.

Sumber tulisan : :cendekiamuslim.or.id, kemenag.go.id, dmi.or.id


Selasa, 01 Juli 2025

WIRAUSAHAWAN DI INDONESIA JUMLAHNYA MASIH KURANG

WIRAUSAHAWAN DI INDONESIA JUMLAHNYA MASIH KURANG

 

Sumber gambar: LovePik

Enterpreneur (Pengusaha) adalah penggerak roda perkekonomian sebuah negara. Pernyataan tersebut diperkuat oleh seorang sosiolog, David McClelland yang berpendapat, “Suatu negara bisa menjadi makmur bila ada entrepreneur (pengusaha) sedikitnya 2% dari jumlah penduduknya”.

 

Dikutip dari kompas.com jumlah pelaku wirausaha di Indonesia hingga kini masih belum mencapai angka ideal yakni dua persen dari jumlah penduduk Indonesia. Data terkini dari Global Entrepreneurship Monitor (GEM) menunjukkan bahwa Indonesia baru mempunyai sekitar 1,65 persen pelaku wirausaha dari total jumlah penduduk 250 juta jiwa.

 

Data itu juga menunjukkan bahwa jumlah yang dimiliki Indonesia tertinggal ketimbang tiga negara di kawasan Asia Tenggara yakni Singapura, Malaysia dan Thailand. Ketiganya mencatatkan angka 7 persen, 5 persen, dan 3 persen dari total jumlah penduduk masing-masing.

 

Kendati begitu, masih menurut GEM, hasrat rakyat Indonesia untuk menjadi pelaku wirausaha menduduki posisi kedua. Posisi ini Cuma satu level di bawah Filipina. Sementara, negara-negara maju seperti Amerika dan Jepang bahkan memiliki jumlah pengusaha lebih dari 10 persen dari jumlah populasi.

 

Belajar dari negara tetangga

Menurut World Bank, ekonomi Singapura menempati urutan nomor satu di dunia dalam hal

kemudahan melakukan bisnis. Lebih dari satu dekade yang lalu, hal ini tidak terjadi. Pada pergantian milenium, Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura memutuskan bahwa negara ini perlu mengubah dirinya menjadi “negeri entrepreneur”, yang tidak

takut untuk mengambil risiko. Kita sekarang dapat melihat bagaimana Singapura telah berhasil mencapai tujuannya.

 

Memang, Singapura merupakan kawasan yang kecil, dengan populasi hanya 5,4 juta. Konglomerat global secara rutin menggunakan negara ini sebagai tempat persinggahan sambil mengamati peluang pasar yang lebih besar di kawasan ini. Hal ini membuat Singapura

lebih mudah untuk bertumbuh, terutama dalam hal menarik perhatian investor. Untuk alasan ini, para ahli juga bisa berpendapat bahwa sulit untuk membandingkan Jakarta dengan Singapura dalam hal dukungan pemerintah masing-masing negara. Namun masih ada banyak pelajaran yang bisa didapat oleh negara Indonesia dari Singapura dan secara perlahan menerapkannya di Jakarta. Mempermudah akses investasi merupakan salah satunya. Inisiatif SPRING Singapore menunjukkan bagaimana ini bisa dilakukan. Inisiatif ini menawarkan program pinjaman mikro yang nyaman untuk wirausaha yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan.

 

Bagaimana dengan Malaysia

Malaysia yang memiliki populasi sekitar 30 juta jiwa ini telah lebih maju dibandingkan dengan Indonesia dalam mendorong terciptanya iklim kewirausahaan yang ujungnya menciptakan kemakmuran bagi rakyatnya. Memang jika diukur dari jumlah populasi Malaysia masih jauh dibandingkan dengan Indonesia yang memiliki populasi sekitar 250 juta yang tersebar dibeberapa kepulauan.

Dengan infrastruktur yang tidak seburuk Indonesia, Malaysia patut menjadi contoh bagi Indonesia dalam mendukung wirausaha yang maju dan di akui secara global.  Sebagai contoh, belum lama ini pemerintah Malaysia berinisiatif untuk membuat laboratorium analisa data. Sebuah mega proyek yang bertujuan mengembangkan wirausaha lokal dan meningkatkan  keahlian negara ini dalam pengelolaan data.

Indonesia sendiri pernah membuat sebuah paltform yang memungkinkan enterpreneur dan investor bisa terhubung satu sama lain salah satunya yaitu HUB.ID.  Namun upaya tersebut berangsur-angsur tidak terdengar karena kurangnya dukungan dari kementerian, komunitas bisnis, LSM, dan pihak lainnya. Kemudian Pemerintah Indonesia juga menunjuk Dirjen kewirausahaan, tapi karena anggaran yang begitu kecil dalam mengkoordinasi gerakan dengan skala yang besar tentunya menjadi sebuah kendala tersendiri. Akhirnya platform itu entah bagaimana nasibnya, proyek-proyek seperti ini sering terjadi di Indonesia terputus dipertengahan jalan.

 

Perbaiki Regulasi dan Kebijakan

Pada era pemerintahan Jokowi, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sudah menyetujui bahwa kurikulum sekolahan harus terintegrasi dengan standar dunia usaha.

Pemerintah siap melakukan perbaikan, serta menyusun standar kompetensi dengan melakukan kerja sama dengan para dunia usaha. Terintegrasi atau perbaikan kurikulum akan dilakukan pemerintah mulai dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan juga pada saat pendidikan tinggi atau kuliah.

Dimana selama ini kurikulum lebih condong pada skema teoritis saja sehingga tidak mendapatkan SDM yang siap bekerja dan mampu mengembangkan keahlian untuk dijadikan landasan dalam bidang usaha. Dengan standar kompentensi kelak akan tercipta SDM yang memiliki skill dan kemampuan dalam berbagai bidang yang dibutuhkan.

Harapannya kelak akan tercipta bibit unggul yang akan membawa dunia kewirausahaan Indonesia ke tingkat dunia. Dengan mengawali dari dunia pendidikan maka kelak akan tercipta sumber daya manusia yang siap membangun Indonesia.

Selain dari sektor pendidikan dalam meningkatkan jumlah pelaku usaha pemerintah juga mempermudah masalah perizinan pendirian usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.  Pemangkasan tersebut rencananya akan dilakukan dengan merevisi Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2014 tentang Izin Usaha Mikro Kecil Menengah.

Yang lebih penting dari itu pemerintah harus gencar menghapus pungli yang memberatkan dunia usaha juga agenda pokok pemberantasan korupsi lebih ditingkatkan lagi. Dengan semakin berkurangnya pungli dan korupsi, yakin Indonesia akan maju dan makmur. Indonesia sendiri negara yang luas dan sangat besar serta berpotensi menjadi pangsa pasar produk-produk yang dibutuhkan masyarakatnya dan dunia usaha. Mengapa bukan pelaku usaha Indonesia yang menggarap potensi besar ini dan menjadi tuan di negerinya sendiri. 

Sabtu, 28 Juni 2025

EKONOMI KREATIF DARI LIMBAH SAMPAH

EKONOMI KREATIF DARI LIMBAH SAMPAH

 

limbah sampah plastik, peluang usaha, ekonomi kreatif, lingkungan bersih, bisnis murah, bisnis dari nol,

Permasalahan sampah di Kota Bogor masih menjadi isu yang belum terselesaikan. Meskipun ada upaya pengelolaan, jumlah sampah yang dihasilkan terus meningkat, terutama dari rumah tangga, dan hanya sebagian kecil yang terkelola dengan baik. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri yang pesat turut berkontribusi pada peningkatan volume sampah. Timbulan sampah Kota Bogor pada tahun 2024 tercatat sebesar 779.81 ton per hari atau 284,631.60 ton per tahun, menurut Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Jumlah ini merupakan total sampah yang dihasilkan dari berbagai sumber di Kota Bogor, termasuk sampah rumah tangga, komersial, dan industri.

Solusi permasalahan sampah di Kota Bogor mencakup beberapa aspek, termasuk pengurangan sampah dari sumbernya, pengelolaan sampah yang lebih baik, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Beberapa langkah yang telah diambil dan perlu ditingkatkan meliputi:

 

Pengurangan Sampah dari Sumbernya:

Implementasi program 3R (Reduce, Reuse, Recycle):

Mendorong masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah, menggunakan kembali barang-barang, dan mendaur ulang sampah yang bisa didaur ulang.

Pengembangan bank sampah:

Meningkatkan jumlah dan efektivitas bank sampah untuk mengumpulkan dan mengolah sampah yang bisa didaur ulang.

Edukasi dan sosialisasi:

Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik, termasuk pemilahan sampah sejak dari rumah.

Penggunaan teknologi:

Memanfaatkan teknologi tepat guna untuk pengolahan sampah, seperti pengomposan dan daur ulang.

Kerjasama dengan pihak swasta:

Melibatkan pihak swasta dalam pengelolaan sampah, seperti Waste4Change yang bekerja sama dengan Telaga Kahuripan untuk pengelolaan sampah di perumahan.

Peran Aktif Rukun Warga & Rukun Tetangga Dalam Pengelolaan Sampah

Permasalahan sampah bukan hanya pemerintah setempat yang harus menyelesaikan walaupun pemerintah memiliki sebuah Dinas atau Instansi yang menangani permasalahan sampah yaitu Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ). Tetapi permasalahan sampah ini menjadi tugas kita bersama dalam menanggulangi timbulan sampah yang terjadi, terlebih timbulan sampah rumah tangga. Berapa banyak sampah yang ditimbulkan oleh Rumah Tangga setiap harinya? Tentu saja kita secara kasat mata dapat melihat bagaimana bertumpuknya sampah di tempat pembuangan sementara ( TPS ) bahkan ada pula yang sengaja di tumpukkan di pinggir jalan atau di buang ke sungai dan saluran drainase lingkungan. Sebagai ilustrasi dapat kita lihat di tabel berikut ini, estimasi timbulan sampah yang terjadi setiap harinya di lingkungan Rukun Warga 02.

 

ESTIMASI TIMBULAN SAMPAH DI RW 02

KEL. KEBON KALAPA - KEC. BOGOR TENGAH

KOTA BOGOR - PROV. JAWA BARAT


Area

Jum Per KK

Jum Per Jiwa

Indeks

Jumlah

Organik

Kertas

Plastik

Logam

47%

15%

22%

16%

RT. 001

38

122

0,57

70

32,68

10,43

15,30

11,13

RT. 002

55

184

0,57

105

49,29

15,73

23,07

16,78

RT. 003

92

308

0,57

176

82,51

26,33

38,62

28,09

 

Jumlah Harian

345

164,49

52,50

77,00

56,00

 

Jumlah Bulanan

10.500

4.935

1.575

2.310

1.680



Dari tabel di atas dapat di lihat berapa banyak timbulan sampah yang di hasilkan oleh Lingkungan RW. 02 setiap hari dan per bulannya. Total sampah yang di hasilkan sebanyak 10.500 kg per bulan dengan uraian, sampah organik sebanyak 4.935 kg, sampah kertas 1.575 kg,  sampah plastik 2.310 kg, dan sampah logam sebanyak 1.680 kg. Hanya dari satu lingkungan Rukun Warga saja timbulan sampah yang dihasilkan sudah begitu banyaknya apalagi jika kita estimasikan dengan beberapa wilayah Rukun Warga yang memiliki populasi yang tinggi di lingkungan Kelurahan Kebon Kalapa. Apakah dari sampah ini dapat di jadikan sesuatu produk yang memiliki nilai ekonomi? Dan dapat di jadikan sebagai sumber tambahan pendapatan bagi warga?.

Peluang Bisnis Ekonomi Kreatif Berbasis Sampah

Ekonomi kreatif dari sampah adalah konsep bisnis yang memanfaatkan limbah atau sampah sebagai bahan baku untuk menciptakan produk bernilai ekonomi. Selain mendatangkan keuntungan finansial, bisnis ini juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Mengapa Ekonomi Kreatif dari Sampah Penting?

Mengurangi Masalah Sampah

Dengan mengolah sampah menjadi produk baru, bisnis ini membantu mengurangi volume sampah yang mencemari lingkungan.

Menciptakan Nilai Ekonomi

Sampah yang diolah dengan kreatif dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan.

Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Bisnis ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, di mana sumber daya digunakan secara berulang untuk menciptakan nilai tambah.

Bagaimana Langkah Awal Untuk Memulai Usaha Ekonomi Kreatif Berbasis Sampah

1. Identifikasi Jenis Sampah:

Menentukan jenis sampah yang tersedia di lingkungan sekitar, seperti plastik, kertas, atau sampah organik.

2. Pelajari Teknik Pengolahan:

Menguasai teknik pengolahan sampah yang sesuai, seperti daur ulang, upcycling, atau pembuatan kompos.

3. Desain Produk:

Menciptakan produk yang menarik dan memiliki nilai jual.

4. Pemasaran:

Memanfaatkan berbagai platform pemasaran, seperti media sosial, marketplace, atau pameran, untuk menjual produk.

5. Kolaborasi:

Bekerja sama dengan komunitas atau lembaga lingkungan untuk memperluas jaringan dan dukungan.

Manfaat Bisnis Ekonomi Kreatif dari Sampah

Lingkungan yang Lebih Bersih

Bisnis ini membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan mendorong gaya hidup ramah lingkungan.

Peningkatan Pendapatan Masyarakat

Masyarakat dapat memperoleh penghasilan tambahan dari pengolahan sampah.

Pemberdayaan Masyarakat

Bisnis ini dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, terutama kelompok perempuan dan pemuda.

Tantangan yang Dihadapi

Keterbatasan Teknologi dan Modal

Pengolahan sampah memerlukan teknologi dan modal yang memadai, yang mungkin sulit diakses oleh masyarakat pedesaan.

Kesadaran Masyarakat

Masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dapat menjadi hambatan.

Pemasaran dan Distribusi

Memasarkan produk daur ulang ke pasar yang lebih luas memerlukan strategi yang efektif.

Pemanfaatan limbah sampah rumah tangga di desa / perkampungan kota bukan hanya sekadar solusi pengelolaan sampah, namun juga sebuah jalan kreatif yang membawa segudang manfaat. Solusi ini tak hanya menjawab permasalahan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa / perkampungan kota. Inilah kunci menuju pembangunan berkelanjutan yang menyejahterakan warga dan melestarikan lingkungan.

 

Sumber tulisan : Bisinis.com, DLH kota Bogor, Peluang Bisnis, Desa Cipatujah.